Kisah Inspiratif dan Perjuangan Mark Zuckerberg Dalam Membangun Facebook

0
kisah facebook
kisah facebook

Berawal dari proyek iseng-iseng yang dikerjakan dikamar kos seorang mahasiswa Harvard, Facebook kini menjelma menjadi salah satu website paling berpengaruh bagi kehidupan manusia modern. Facebook telah merevolusi cara manusia berkomunikasi dan berinteraksi. Saat ini jumlah pengguna Facebook diperkirakan telah mencapai lebih dari 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia.

 

Dengan jumlah pengguna sebanyak itu otomatis menjadikan sang Founder sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Pada tahun 2008, sang Founder Facebook dinobatkan sebagai anak muda terkaya di dunia. Nilai kekayaannya pada waktu itu telah mencapai 1,5 miliar dollar AS. Padahal usianya baru menginjak 24 tahun.

 

Siapakah dia?

 

Dialah Mark Zuckerberg, Founder sekaligus otak dibalik berdirinya situs jejaring sosial terbesar saat ini, Facebook. Sejak berkuliah di Universitas Hardvard, Mark Zuckerberg sudah mulai senang bereksperimen dengan membuat website-website iseng bersama dengan teman-teman sekelasnya.

 

Salah satu website awal yang ia buat adalah website dengan nama “Facemash”. Mark Zuckerberg dan beberapa teman sekelasnya membuat Facemash hanya untuk iseng-iseng. Cara kerja Facemash cukup sederhana. Di website tersebut akan terpampang dua foto mahasiswi Harvard, tugas para pengunjung adalah memberikan voting pada salah satu foto mahasiswi tersebut.

 

Foto yang paling banyak mendapatkan voting akan keluar sebagai “pemenang” dan mahasiswi yang bersangkutan akan dianggap lebih cantik. Website tersebut sebenarnya cukup sukses karena berhasil mendapatkan kunjungan sebanyak 22 ribu kali pada jam pertamanya di rilis.

 

Namun kesuksesan tersebut tidak bertahan lama karena Facemash dianggap melanggar privasi dengan menampilkan foto-foto orang lain tanpa sepengetahuan mereka. Mark Zuckerberg dan kawan-kawannya bahkan hampir saja di drop out dari Harvard karena kasus ini.

 

Kisah Awal Mula Berdirinya Facebook

Sebelum Facebook lahir, sudah ada Friendster yang lebih dulu menjadi sosial media dengan jumlah pengguna yang sangat banyak. Friendster begitu terkenal di negara-negara maju seperti Inggris dan Amerika, dan telah merambah di negara-negara Asia.

 

Sebagai sebuah Universitas terkemuka, Harvard belum memiliki sebuah sistem yang dapat menghubungkan para mahasiswanya untuk dapat saling berkomunikasi. Hal inilah yang kemudian terbesit di benak Mark Zuckerberg untuk membuat sebuah website yang dapat menghubungkan mahasiswa Harvard. Sama seperti Friendster, namun untuk kalangan mahasiswa Harvard saja.

 

Mark Zuckerberg kemudian mulai mengerjakan Facebook versi awal bersama beberapa teman sekelasnya. Setelah satu minggu pengerjaan, akhirnya Facebook versi awal dirilis. Setelah satu hari diumumkan, tercatat sebanyak 1.200 mahasiswa Harvard telah membuat akun di Facebook.

 

Kisah Awal Mula Berdirinya Facebook
Kisah Awal Mula Berdirinya Facebook

 

Setiap harinya, pengguna Facebook terus bertambah banyak. Ketika hampir seluruh mahasiswa Harvard telah memiliki akun di Facebook, mulai banyak pihak-pihak diluar Harvard yang tertarik untuk ikut membuat akun di Facebook. Karena permintaan yang begitu besar, akhirnya Mark Zuckerberg merilis Facebook untuk umum, sehingga orang-orang diluar Harvard dapat menggunakan Facebook dan saling berinteraksi satu sama lain.

 

Salah satu yang membedakan Facebook dari pesaing terbesarnya Friendster adalah peraturan dan cara mendaftarkan akun. Facebook mewajibkan para calon penggunanya untuk memiliki email terverifikasi agar dapat memiliki akun di Facebook. Sangat berbeda dengan Friendster kala itu. Siapa saja dapat mendaftarkan akun bahkan tanpa email terverifikasi.

 

Hal tersebut membuat Friendster memiliki banyak sekali akun palsu. Akun palsu tersebut dikenal dengan istilah Fakester. Akun-akun palsu tersebut biasanya menggunakan nama selebriti, tokoh politik, dan nama-nama tokoh sejarah.

 

Dengan mewajibkan penggunanya menggunakan email terverifikasi, Facebook dinilai sebagai platform sosial media yang benar-benar menyenangkan. Sedikit sekali akun palsu yang ada di Facebook. Hal ini tentu membuat para penggunanya lebih mudah menemukan orang-orang yang mereka cari. Baik mencari teman lama (teman masa sekolah, atau teman masa kecil), ataupun mencari kenalan-kenalan baru.

 

Sejak saat itu, jumlah pengguna Facebook terus meningkat setiap tahunnya sampai mendapatkan jumlah pengguna sebanyak 1,5 miliar pengguna pada saat ini. Pencapaian besar yang jarang bisa diraih oleh website manapun juga.

 

Kisah Jatuh Bangun Mark Zuckerberg Dalam Mengembangkan Facebook

Predikat orang kaya termuda yang disandang Mark Zuckerberg saat ini tidak didapatkannya dengan semudah membalikan telapak tangan. Ada banyak cobaan dan kerikil yang harus dihadapi Mark Zuckerberg sebelum sampai pada titik sekarang ini.

 

Salah satu cobaan awal yang dihadapi Mark Zuckerberg adalah ketika Facebook dilaporkan ke pengadilan karena disebut mengambil ide dari ConnectU. Parahnya lagi, orang yang melaporkan dirinya adalah rekannya sendiri sesama mahasiswa Harvard.

 

Namun Mark Zuckerberg tetap yakin dan berkata bahwa Facebook adalah hasil pemikirannya sendiri, bukan meniru ataupun mencuri ide dari ConnectU. Setelah beberapa kali persidangan, akhirnya pengadilan memenangkan Facebook untuk perkara ini.

 

Kisah Jatuh Bangun Mark Zuckerberg Dalam Mengembangkan Facebook
Kisah Jatuh Bangun Mark Zuckerberg Dalam Mengembangkan Facebook

 

Cobaan lain datang satu persatu seiring dengan semakin banyaknya pengguna Facebook. Facebook pernah dianggap sebagai website yang membahayakan para penggunanya, terutama anak muda. Salah satu pemberitaan yang cukup menghebohkan adalah seorang wanita diculik oleh pria yang dikenalnya dari sosial media berlogo “F” tersebut. Sejak saat itu, banyak orang tua yang was-was dan menasehati anak-anaknya untuk tidak menggunakan Facebook lagi karena khawatir akan terjadi hal-hal buruk.

 

Namun Mark Zuckerber bergeming dan berpendapat bahwa hal tersebut adalah murni perbuatan orang tak bertanggung jawab, bukan karena Facebook itu sendiri. Sejak awal diciptakan, Facebook di dibuat dengan tujuan untuk membantu orang-orang diseluruh dunia berinteraksi dengan teman dan juga keluarganya.

 

Seiring dengan kontroversi yang muncul silih berganti, nyatanya jumlah pengguna Facebook makin meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut dibarengi dengan semakin banyaknya para pemilik bisnis yang mengiklankan produknya di Facebook. Sehingga Facebook semakin besar pendapatannya, diikuti dengan semakin besarnya pundi-pundi dollar yang dimiliki Mark Zuckerberg.

 

Kisah Rahasia Kesuksesan Membangun Startup Ala Mark Zuckerberg

Karena kesuksesannya dalam membesarkan Facebook, Mark Zuckerberg dianggap sebagai sosok yang berpengaruh dan menjadi panutan banyak orang terutama anak muda di seluruh dunia. Ia sering diminta untuk menjadi pembicara di banyak kegiatan untuk memotivasi orang-orang terutama anak muda.

 

Dalam sebuah acara, Mark Zuckerberg pernah berkata bahwa “Kami tidak membangun layanan untuk mencari uang, tapi kami mencari uang untuk membangun layanan (Facebook). Dan kami pikir, itu adalah cara yang bagus untuk membuat sesuatu”.

 

Kisah Rahasia Kesuksesan Membangun Startup Ala Mark Zuckerberg
Kisah Rahasia Kesuksesan Membangun Startup Ala Mark Zuckerberg

 

Dalam sebuah acara lainnya, Mark Zuckerberg juga menyampaikan pendapatnya bahwa “Seseorang bisa menjadi sangat pintar dan mempunyai kemampuan yang bisa langsung digunakan, namun jika mereka tidak percaya dengan apa yang dilakukannya, mereka tidak akan bekerja keras”.

 

Mark Zuckerberg mengajarkan pada kita bahwa uang bukanlah tujuan utama yang harus kita kejar. Buatlah sesuatu yang berguna dan dibutuhkan oleh orang banyak. Maka kesuksesan akan menghampiri anda, dan uang akan menjadi bonus yang menanti di depan mata.

 

Mark Zuckerberg juga mengajarkan satu hal yang sangat penting untuk orang-orang diseluruh dunia terutama para calon entrepreneur yang ingin mendirikan startuo, yaitu selalu percaya dengan apa yang kita lakukan. Karena sehabat apapun dan sepintar apapun kita, tidak akan ada gunanya tanpa keyakinan terhadap apa yang sedang kita lakukan.

 

Selalu percaya dengan apapun yang kita lakukan, begitu kata Mark Zuckerberg. Nasihat itu akan tetap relevan sampai kapanpun juga. Untuk orang-orang yang ingin meraih kesuksesan, baik dalam bisnis maupun bidang lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here