7 Hal Ini Wajib Di Ketahui Untuk Anda Yang Ingin Membangun Startup

1
startup
startup

Setelah membaca berbagai artikel tentang startup dan kisah sukses para pendirinya, anda mungkin mulai berpikir untuk mendirikan sebuah startup. Jika anda merasa sangat antusias dan percaya bahwa ide startup anda akan digunakan oleh orang banyak, itu adalah sesuatu yang bagus. Namun tetap perlu diingat bahwa ada banyak hal yang perlu anda ketahui sebelum benar-benar merilis startup anda ke publik.

 

Merintis sebuah startup tidaklah semudah yang dibayangkan. Perjalanan para pendiri startup dunia memang banyak menginspirasi, namun itu hanya sebagian kecil saja dari perjuangan mereka. Ada banyak cerita dan lika-liku yang harus dilewati seorang pendiri startup sebelum sampai pada titik kesuksesan.

 

Karenanya, mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah hal wajib yang harus dilakukan seorang calon pendiri startup. Selain mempersiapkan fisik dan mental, seorang calon pendiri startup juga wajib mengetahui dasar-dasar bagaimana sebuah startup bekerja, memahami kebutuhan konsumen, sampai mempersiapkan modal awal.

 

Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan belajar dari para pendiri startup dunia. Setiap kali diwawancara dan menghadiri sebuah acara, biasanya para pendiri startup besar dunia akan memberikan tips dan nasihatnya kepada para calon pendiri startup. Berikut ini adalah 7 kata motivasi dari para pendiri startup dunia.

 

Jangan Takut Gagal

Jangan Takut Gagal
Jangan Takut Gagal

“Jangan takut dengan kegagalan, karena anda hanya perlu berhasil sekali” Drew Houston, Co-Founder dan CEO DropBox.

 

Drew Houston adalah salah satu pendiri startup dunia yang sukses dengan startupnya DropBox. Kisah hidupnya sangat menginspirasi dan layak dijadikan panutan bagi anda yang tertarik dan berencana terjun ke dunia startup. Drew adalah tipe orang yang tidak takut dengan kegagalan. Sebaliknya, Drew menganggap kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan.

 

Sebagian orang yang ingin terjun ke dunia bisnis, khususnya startup selalu dibayang-bayangi rasa takut akan kegagagalan. Padahal, kegagalan sudah pasti akan dialami oleh siapapun juga. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang langsung berhasil ketika merintis startup.

 

Banyak pendiri startup dunia yang harus jatuh bangun membangun startup. Bahkan ada yang sampai berkali-kali membangun startup karena gagal, sebelum akhirnya berhasil dengan startup terakhirnya. Jadikan kegagalan adalah sesuatu yang wajar, namun dengan tetap fokus untuk meraih keberhasilan. Tidak peduli berapa kali anda gagal, anda hanya perlu berhasil satu kali untuk meraih kesuksesan.

 

Pahami Bisnis yang Akan Anda Jalankan

Pahami Bisnis yang Akan Anda Jalankan
Pahami Bisnis yang Akan Anda Jalankan

“Jika anda tidak memahami detail dari bisnis yang anda jalankan, anda akan gagal” Jeff Bezos, Chairman dan CEO Amazon.

 

Kalimat motivasi dari Jeff Bezos diatas sangat patut anda terapkan jika ingin membangun sebuah bisnis startup. Memahami bisnis yang akan anda bangun ibarat orang yang mempelajari kondisi suatu gunung sebelum mendakinya. Akan sangat berbahaya jika seorang pendaki tidak paham dengan kondisi gunung yang sedang ia daki. Begitupun dalam bisnis startup, mengenali bisnis yang akan anda bangun sangatlah penting.

 

Banyak aspek yang harus anda pahami dari bisnis startup yang akan anda bangun. Mulai dari peluang, calon pembeli produk, sampai dengan potensi keberhasilannya. Tanpa persiapan semacam itu anda hanya seperti orang yang sedang bertaruh. Tidak ada kepastian akan berhasil.

 

Lakukan riset mendalam mengenai kebutuhan masyarakat, apa yang mereka inginkan, produk seperti apa yang disukai mereka, dan banyak lagi. Anda bisa memulai riset dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman, tanya pada mereka kira-kira produk seperti apa yang mereka sukai.

 

Bentuk Tim yang Solid

Bentuk Tim yang Solid
Bentuk Tim yang Solid

“Jika kita punya satu tim yang baik dan tahu dengan apa yang ingin kita lakukann, satu orang saja diantara kita dapat mengalahkan 10 kompetitor” Jack Ma, Pendiri AliBaba.

 

Salah satu ciri khas yang membedakan antara startup dengan perusahaan konvensional adalah dari jumlah pegawai atau tim yang terlibat di dalamnya. Perusahaan konvensional mungkin dapat merekrut banyak pegawai untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka. Namun rata-rata startup tidak dapat melakukan hal itu, terutama startup yang masih dalam tahap perkembangan. Modal awal startup tidak akan cukup untuk merekrut banyak pegawai.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak startup di dunia yang hanya merekrut tim inti (beberapa orang saja) namun solid. Salah satu kriteria tim solid adalah masing-masing dari anggota tim memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun startup.

 

Anda juga dapat melakukan hal yang sama, yaitu merekrut tim inti yang solid. Anda dapat mengajak beberapa teman anda untuk saling melengkapi dan menguatkan tim. Carilah teman dengan berbagai kemampuan yang saling melengkapi satu sama lain. Beberapa kemampuan tim inti yang sangat penting untuk sebuah startup adalah pengembang perangkat lunak (web dan aplikasi), marketing, desainer, dan ahli keuangan.

 

Buat Produk Yang Menawarkan Solusi

Buat Produk Yang Menawarkan Solusi
Buat Produk Yang Menawarkan Solusi

“Setiap masalah punya solusi. Anda hanya perlu kreatif untuk mencari solusinya” Travis Kalanich, CEO dan Pendiri Uber.

 

Faktor terpenting kesuksesan sebuah startup adalah dari produk atau layanan yang ditawarkannya. Banyak startup yang mati sebelum berkembang karena tidak bisa menghadirkan produk dan layanan yang dibutuhkan banyak orang. Karenanya, hanya sedikit orang yang tertarik untuk menggunakan produk atau layanan startup tersebut.

 

Belajar dari kesuksesan banyak startu dunia, buatlah produk yang banyak dibutuhkan masyarakat. Salah satu ciri produk atau layanan yang berpotensi sukses adalah produk yang menawarkan “real problem solving” atau pemecahan masalah.

 

Untuk dapat membuat produk semacam itu, anda terlebih dahulu harus memahami kebutuhan para calon konsumen. Amati keadaan sekitar, bagaimana cara orang-orang bekerja, kesulitan apa yang mereka alami, dan apa kebutuhan mereka.

 

Ketika anda telah mempelajari dan mengamati kebutuhan orang banyak, anda dapat mulai berpikir bagaimana menghadirkan produk dan layanan untuk startup anda. Produk yang nantinya akan menjadi “senjata” utama startup anda dalam menjalankan bisnis.

 

Kembangkan Produk Secara Terus Menerus

Kembangkan Produk Secara Terus Menerus
Kembangkan Produk Secara Terus Menerus

“Kami selalu berusaha untuk selalu mengembangkan ini (Snapchat), dan membuatnya lebih baik lagi” Evan Spiegel, Pendiri Snapchat.

 

Evan Spiegel adalah seorang pemuda asal Amerika Serikat yang mengembangkan aplikasi pesan instan populer Snapchat. Snapchat banyak ditiru oleh pesaingnya seperti WhatsApp dan Instagram dalam beberapa fitur. Fitur-fitur menarik yang banyak hadir di Snapchat adalah buah pikiran dari sang pendiri, yaitu Evan Spiegel.

 

Baginya, tidak ada produk yang benar-benar sempurna. Semua produk harus tetap dikembangkan untuk menjadikannya lebih baik dan lebih baik lagi. Karenanya, walaupun telah memiliki ratusan juta pengguna, Snapchat tidak pernah berinovasi menghadirkan fitur-fitur baru.

 

Pesan dari Evan Spiegel diatas juga patut anda terapkan dalam bisnis startup anda. Buatlah perbaikan dan kembangkan produk anda agar menjadi lebih baik. Jika produk anda berhenti dikembangkan, maka siap-siap untuk berhenti berkembang. Ingat, banyak kompetitor diluar sana yang siap menyalip posisi startup anda nantinya.

 

Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas

Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas
Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas

“Kualitas itu lebih baik daripada kuantitas. Satu home run jauh lebih baik daripada dua doubles” Steve Jobs, Mantan CEO Apple Inc.

 

Apple dikenal karena produk-produknya yang berkualitas tinggi. Mulai dari desain sampai material yang digunakan. Hal tersebut tidak terlepas dari tangan dingin Steve Jobs yang pernah menjabat sebagai CEO Apple. Steve Jobs dikenal sebagai seorang entrepreneur yang mengutamakan kualitas dibanding kuantitas.

 

Hal tersebut membuat Apple menjadi salah satu perusahaan teknologi dengan produk-produk yang selalu ditunggu para pengguna setianya. Sebagai seorang calon pendiri startup, anda juga patut belajar dari Steve Jobs.

 

Selalu utamakan kualitas daripada kualitas dari produk yang dihasilkan startup anda nantinya. Membuat banyak produk memang bagus, namun semua itu tidak berguna jika tidak berkualitas. Sebaliknya, walaupun tidak terlalu banyak, produk dengan kualitas tinggi akan dapat bertahan lama dan mendapatkan para pengguna setia.

 

Gunakan Produk Anda Sendiri Untuk Meyakinkan Calon Pelanggan

Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas
Utamakan Kualitas Daripada Kuantitas

“Cara terbaik untuk meyakinkan calon pelanggan untuk menggunakan produk yang anda jual adalah dengan menggunakan produk tersebut untuk diri anda sendiri” Elon Musk, CEO SpaceX dan Tesla Motors.

 

Elon Musk adalah seorang pebisnis yang jenius. Ia pernah ikut mendirikan PayPal, alat pembayaran yang kini banyak digunakan para penjual dan pembeli di internet. Ia juga kini sedang sibuk mengembangkan SpaceX dan Tesla Motors. Karena kepintarannya yang luar biasa, Elon Musk mendapatkan julukan “Iron Man Dunia Nyata”.

 

Salah satu cara unik Elon Musk dalam meyakinkan para calon pelanggannya adalah dengan menggunakan sendiri produk buatan startupnya. Elon Musk menggunakan sendiri mobil listrik yang diproduksi oleh Tesla Motors. Karenanya, orang-orang tidak ragu dengan kualitas produk Tesla Motor karena sang pendirinya saja menggunakan mobil-mobil tersebut.

 

Sebagai seorang calon pendiri startup, anda juga harus melakukan hal yang sama dengan Elon Musk. Gunakan produk atau layanan yang ditawarkan oleh startup anda. Dengan menggunakan sendiri produk atau layanan tersebut, para calon pelanggan akan lebih percaya dengan kualitas produk tersebut.

 

Dan dengan menggunakan produk startup untuk diri anda sendiri, anda bisa tahu bagaimana kualitas produk tersebut. Anda bisa berpikir seolah anda adalah seorang pelanggan. Dengan menggunakan produk anda sendiri, anda juga akan tahu kekurangan-kekurangan dan kelebihan-kelebihan apa saja yang ada di produk tersebut.Sehingga anda bisa menghilangkan kekurangan-kekurangan tersebut dan meningkatkan kelebihan-kelebihannya.

 

Itu dia 7 kata motivasi dari para pendiri startup terkenal dunia yang bisa anda jadikan sebagai pelajaran agar anda benar-benar siap terjun ke dunia startup. Sebenarnya masih banyak pendiri startup lain yang juga tak kalah keren kalima-kalimat motivasinya. Setelah membaca kalimat motivasi dari para pendiri startup diatas, anda tidak perlu takut lagi gagal karena kegagalan adalah salah satu bagian dari proses menuju keberhasilan.

 

Anda juga sekarang tahu bahwa betapa pentingnya tim yang solid. Tim kecil yang solid lebih kuat dari ribuan karyawan yang tidak memiliki visi dan misi yang sama dengan anda. Anda juga tahu betapa pentingnya membuat produk yang dibutuhkan banyak orang. Satu hal yang pasti bahwa, bangunlah startup anda sekarang juga. Jangan tunggu besok atau lusa, karena bisa saja seseorang juga sedang memikirkan ide yang sama dengan anda. Jika terlambat mengeksekusinya, maka anda akan tertinggal.

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here