Jika Anda masih belum mengetahui banyak manfaat dari outsourcing, maka Anda sudah tertinggal jauh di belakang. Dalam beberapa tahun terakhir, outsourcing telah berubah dari tren panas menjadi standar dalam bisnis. Statistik outsourcing akan memberi tahu Anda bahwa jumlah perusahaan yang menggunakan strategi ini meningkat setiap tahun dan praktik tersebut kini telah menyebar ke industri yang secara tradisional tidak dikenal menggunakan outsourcing. Sekarang, bahkan pengusaha dan badan usaha kecil mengambil keuntungan dari banyak keuntungan yang didapat dari mempekerjakan perusahaan dan individu lepas pantai.

Ketika konsep ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an (walaupun beberapa ahli berpendapat bahwa sejarah outsourcing berjalan jauh ke belakang), hanya perusahaan manufaktur yang mengontrakkan sebagian atau sebagian besar fungsi pekerjaan mereka ke perusahaan lain. Kemudian seperti sekarang, alasan terbesar untuk melakukan outsourcing adalah untuk menghemat uang. Ingin memperluas namun menyadari implikasi biaya perekrutan personel baru dan menciptakan departemen baru, perusahaan hanya berpikir untuk mengontrakkan persyaratan kasar namun tetap penting kepada pihak luar. Hasilnya, perusahaan masih dapat mengejar aspirasi pertumbuhan mereka dan mengurangi biaya pada saat yang sama.

Pada awal globalisasi dan dengan penemuan Internet dan teknologi komunikasi lainnya, kumpulan besar tenaga kerja terampil namun terjangkau yang hadir di Timur dan negara berkembang lainnya menjadi dapat diakses oleh perusahaan Barat. Negara-negara seperti Filipina dan India hanyalah dua dari negara-negara Asia yang menjadi tujuan negara-negara maju untuk pekerjaan yang murah namun berkualitas. Pada tahun 2005, statistik outsourcing telah menunjukkan bahwa industri ini telah mencapai angka $10 miliar. Ini terus tumbuh hampir secara eksponensial sejak saat itu dan bagian yang menarik adalah bahwa hal itu tidak diharapkan untuk melambat bahkan dalam menghadapi resesi yang dialami Amerika Serikat dan ekonomi utama lainnya.

Berikut adalah beberapa statistik dan fakta outsourcing yang lebih menarik untuk Anda:

. Teknologi Informasi masih merupakan jenis pekerjaan outsourcing yang paling banyak menyumbang hampir 30% dari keseluruhan industri. Hal ini diikuti oleh sumber daya manusia dan penjualan.

. Sumber tenaga kerja yang paling populer adalah Filipina, India dan Cina. Perusahaan menyukai ketiga negara ini karena infrastruktur komunikasi mereka yang stabil dan adanya individu yang sangat terampil dan terlatih yang fasih berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan.

. Diperkirakan lebih dari 4 juta pekerjaan telah dialihkan dari negara-negara Barat ke negara-negara berkembang karena outsourcing. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat secara eksponensial di tahun-tahun mendatang.

. Perkembangan ekonomi India serta negara-negara berkembang lainnya sebagian besar telah dikaitkan dengan kemampuan mereka untuk menyediakan tenaga kerja yang murah namun dapat diandalkan.

Semoga fakta dan statistik tentang outsourcing ini memberi Anda gambaran tentang seberapa besar konsep tersebut dan apa yang dapat dilakukan untuk bisnis Anda. Keragu-raguan Anda untuk melakukan outsourcing dapat memengaruhi peluang perusahaan Anda untuk bersaing dan tumbuh dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif ini. Oleh karena itu, Anda harus serius mempertimbangkan outsourcing untuk mengembangkan bisnis Anda dan membuatnya kompetitif secara global.

By admin

Leave a Reply

RamoNews
GetyNews ReckoNews