Apapun agama atau kepercayaan kita dipanggil untuk mengikuti, di alam kita adalah satu. Ada beberapa kesengsaraan, rasa sakit dan patah hati yang tidak dapat diperbaiki dengan mencabut rumput liar atau menyirami bunga. Di Jepang, pembaruan spiritual secara alami dianut dalam budidaya bonsai yang tenang. Bonsai No Kokoro adalah Semangat Bonsai.

Sementara bonsai adalah kerajinan artistik pohon mini yang terkenal, Bonsai No Kokoro adalah jembatan yang kurang dikenal antara kecintaan berkebun dan pencerahan melalui alam. Seperti halnya agama, Anda dipanggil untuk bonsai dan jika Anda siap, itu menyambut Anda ke dalamnya. Tapi Bonsai No Kokoro bukan tentang duduk di gua dalam perenungan yang mendalam. Ini tentang penciptaan bonsai dari tanaman yang akan mengambil bentuknya dan itu adalah pelajaran yang berasal dari seni yaitu penciptaan.

Untuk menerima karunia rohani dari Bonsai No Kokoro Anda harus di bawah tiga prinsip budidaya bonsai:

  • Pondasi akar yang kuat
  • Formasi batang yang unik
  • Hamparan dahan untuk berbuah

Ketiga prinsip ini jangan disamakan dengan aspek teknis memahat tanaman agar tampak seperti bonsai. Justru sebaliknya. Anda harus mencari lebih dalam untuk memahami arti sebenarnya dari prinsip-prinsip dalam hubungan dengan alam, diri sendiri dan Tuhan atau alam semesta.

Seperti halnya bonsai, penanaman roh ini tidak terjadi dalam semalam. Latihan ini membutuhkan waktu, dedikasi, disiplin, dan perhatian terus-menerus. Itu mengharuskan Anda mendengarkan keheningan dan mendengar yang tak terucapkan. Dengan terhubung dengan tanaman atau pohon mini Anda, Anda dapat mempelajari prinsip-prinsip panduan kehidupan yang dijalani dengan baik dengan akar kuat Anda sendiri, formasi unik, dan kontribusi luas Anda kepada umat manusia.

Seorang bonsaist dihormati dengan kemampuannya untuk mengolah bentuk seni hidup yang akan hidup lebih lama dari penciptanya. Pohon bonsai hidup tertua yang diketahui diperkirakan berusia 500 tahun. Banyak lagi yang hidup beberapa ratus tahun. Di dalam dunia mini ini terdapat pesan abadi bahwa semua nilai sejati yang kita sumbangkan kepada dunia diciptakan dengan kesabaran, perhatian, dan perhatian.

Saburo Kato, yang meninggal pada 8 Februari 2008, pada usia 93 tahun adalah salah satu master bonsai terbesar di zaman kita. Dia mendorong hubungan yang setia dengan alam, untuk bonsai dan sesama bonsais. Keinginannya yang paling tulus adalah untuk menginspirasi dunia yang damai dan Bonsai No Kokoro dalam semua yang diberkati untuk mengetahui seni spiritual alam yang hidup ini.

By admin

Leave a Reply

RamoNews
GetyNews ReckoNews